Hilal Dharmantyo Nugraha

From ccitonlinewiki
Jump to: navigation, search

Halo nama saya Hilal Dharmantyo Nugraha dengan NPM 2206055403 dan saya sedang belajar SKE-01 bersama Pak DAI.

Saya adalah mahasiswa teknik mesin dan sedang belajar Sistem Konversi Energi terkait sistem hidrolik. Dibantu dengan menggunakkan bantuan AI dan referensi lain dari internet.


Fundamental DAI5

Tapi sebelum itu kita harus belajar lebih dalam untuk fundamental kita tentang DAI5 : Deep Awareness (of) I yang dijelaskan dalam video Pembelajaran saya. DAI5: Deep Awareness (of) I adalah kerangka berpikir konseptual yang berfokus pada pemahaman mendalam terhadap kesadaran individu (I), yang berperan sebagai inti dalam proses berpikir dan pengambilan keputusan. Dalam konteks DAI5, manusia sebagai subjek (“I”) dipandang sebagai inisiator dan penggerak utama dari kerangka kesadaran ini.


——— Intention (Niat) • Segala proses berpikir dimulai dengan niat atau tujuan tertentu. Intention dalam DAI5 mengacu pada kehendak awal yang mengarahkan fokus dan usaha manusia. Kesadaran akan niat ini memastikan bahwa setiap tindakan yang diambil memiliki arah dan tujuan yang jelas.

——— Initial Thinking (Pemikiran Awal) • Ini adalah proses awal ketika seseorang mulai memikirkan masalah atau situasi. Tahap ini melibatkan identifikasi isu, eksplorasi perspektif, dan pengumpulan informasi yang relevan untuk membentuk pemahaman dasar.

——— Idealization (Idealisasi) • Setelah pemikiran awal, individu mulai membayangkan atau memvisualisasikan hasil yang ideal. Proses idealisasi ini mencerminkan visi atau gambaran tentang solusi terbaik dari masalah yang dihadapi. Idealization membantu memperjelas tujuan akhir dan membimbing langkah selanjutnya.

——— Instruction Set (Panduan atau Langkah-langkah) • Pada tahap ini, individu merancang serangkaian instruksi atau rencana tindakan yang konkret berdasarkan pemahaman awal dan visi yang telah dibentuk. Instruction set ini menjadi panduan untuk memastikan tindakan dilakukan secara sistematis dan konsisten dengan tujuan yang diinginkan.


Pengertian Sistem Hidrolik

Untuk dapat memahami, kita perlu memahami pengertian dari sistem hidrolik itu sendiri. Sistem hidrolik dapat didefinisikan sebagai suatu sistem mekanik yang memanfaatkan fluida cair untuk mentransmisikan dan mengontrol energi. Sistem ini bekerja berdasarkan prinsip Hukum Pascal, yang menyatakan bahwa tekanan yang diberikan pada fluida dalam ruang tertutup akan diteruskan secara merata ke segala arah. Beberapa komponen utama, antara lain: pompa hidrolik, reservoir, katup kontrol, silinder hidrolik, pipa dan selang, filter


Dengan memahami pengertian dan komponen-komponen utama ini, kita dapat melanjutkan ke pemahaman lebih mendalam tentang bagaimana sistem hidrolik bekerja dan bagaimana penerapannya dalam berbagai industri.


Untuk lebih mudah memahami sistem hidrolik kita akan menggunakkan penerapan pada dongkrak mobil. Dongkrak hidrolik adalah salah satu aplikasi sederhana namun sangat efisien dari sistem hidrolik, yang memanfaatkan prinsip Hukum Pascal. Dongkrak ini digunakan untuk mengangkat kendaraan dengan memanfaatkan tekanan fluida.


Komponen Dongkrak Hidrolik

1. Pompa Hidrolik Manual: Biasanya berupa tuas yang dipompa secara manual untuk memberikan tekanan pada fluida.

2. Silinder Hidrolik (Piston Kecil dan Besar):

• Piston kecil: Tempat gaya manual diterapkan.

• Piston besar: Tempat gaya terdistribusi untuk mengangkat beban.

3. Reservoir Fluida: Menyimpan fluida hidrolik yang akan dipompa ke sistem.

4. Katup Pengatur:

• Katup pengisian: Memungkinkan fluida bergerak dari reservoir ke silinder ketika tuas dipompa.

• Katup pelepas: Digunakan untuk melepaskan tekanan fluida, sehingga piston kembali ke posisi semula.

Cara Kerja Dongkrak Hidrolik

Cara kerja dongkrak hidrolik didasarkan pada prinsip Hukum Pascal, yang menyatakan bahwa tekanan yang diberikan pada fluida dalam ruang tertutup akan diteruskan secara merata ke segala arah. Ketika tuas pompa digerakkan, fluida hidrolik dari reservoir dipompa menuju silinder hidrolik, sehingga menghasilkan tekanan pada piston kecil. Tekanan ini kemudian diteruskan ke piston besar, yang memiliki luas permukaan lebih besar, sehingga gaya yang dihasilkan meningkat secara signifikan. Proses ini memungkinkan dongkrak untuk mengangkat beban berat, seperti mobil, dengan usaha yang relatif kecil. Setelah pekerjaan selesai, katup pelepas dibuka untuk mengalirkan kembali fluida ke reservoir, sehingga piston besar turun dan beban kembali ke posisi awal. Dengan mekanisme sederhana namun efektif ini, dongkrak hidrolik mampu memanfaatkan tekanan fluida untuk menghasilkan gaya angkat yang besar dengan mudah dan aman.


Contoh pengaplikasian Dongkrak Hidrolik

Data Asumsi :

1. Berat Mobil: 2.000 kg (Hyundai Ioniq 5).

2. Gaya Gravitasi (𝑔): 9.8 m/s

3. Tekanan Hidrolik (𝑃): 10 MPa

4. Diameter Piston Besar (𝐷 besar): Misalkan 10 cm ( 0.1 m ).

5. Diameter Piston Kecil (𝐷 kecil): Misalkan 2 cm ( 0.02 m ).


Menghitung Gaya yang Dibutuhkan untuk Mengangkat Mobil

F_mobil = m × g

F_mobil = 2000 × 9.8 = 19,600 N


Menghitung Luas Piston Besar

A_besar = π × (D_besar / 2)²

A_besar = π × (0.1 / 2)²

A_besar = π × (0.05)² = 0.00785 m²


Menghitung Tekanan yang Dibutuhkan

P_mobil = F_mobil / A_besar

P_mobil = 19,600 / 0.00785 = 2,497,452 Pa (≈ 2.5 MPa)


Menghitung Gaya pada Piston Kecil

A_kecil = π × (D_kecil / 2)²

A_kecil = π × (0.02 / 2)²

A_kecil = π × (0.01)² = 0.000314 m²

F_kecil = P_mobil × A_kecil

F_kecil = 2,497,452 × 0.000314 = 784.6 N


Hasil Perhitungan

Tekanan yang dibutuhkan untuk mengangkat mobil: 2.5 MPa.

Gaya yang diperlukan pada piston kecil: 784.6 N (setara dengan beban sekitar 80 kg).


An illustration of a hydraulic jack lifting a Hyun.jpg
Ilustrasi foto menggunakkan CHATGPT


Penerapan DAI5 dalam pembuatan Dongkrak Hidrolik

Pembuatan dongkrak hidrolik melibatkan proses desain, analisis, dan implementasi teknis yang kompleks. Untuk memastikan efisiensi dan keberhasilan, penerapan kerangka DAI5 (Deep Awareness of I) menjadi penting. DAI5 membantu insinyur memahami dan mengelola proses berpikir secara sistematis melalui lima aspek utama: Deep Awareness, Intention, Initial Thinking, Idealization, dan Instruction Set.


Pentingnya Penerapan DAI5

Penerapan DAI5 dalam proses ini berperan sebagai panduan untuk memastikan bahwa setiap tahap pembuatan direncanakan dengan baik, sesuai tujuan, dan bebas dari kesalahan besar. Berikut adalah penerapan masing-masing aspek DAI5:


Deep Awareness

Kesadaran mendalam menjadi landasan awal bagi insinyur dalam memahami kebutuhan spesifik dan tantangan teknis pada dongkrak hidrolik. Hal ini mencakup:

--- Pemahaman tentang tujuan utama dongkrak hidrolik, seperti kapasitas angkat dan efisiensi kerja.

--- Kesadaran akan keterbatasan material dan teknologi yang tersedia.

--- Peningkatan pemahaman terhadap dampak lingkungan dan keamanan pengguna.


Intention (Niat) Setiap proses teknis dimulai dengan niat atau tujuan yang jelas. Dalam konteks dongkrak hidrolik:

--- Niat untuk menciptakan alat yang mampu mengangkat beban berat dengan tekanan minimal.

--- Menentukan target spesifik, seperti kapasitas angkat 500 ton, diameter silinder, dan tinggi kenaikan piston.

--- Memastikan desain memenuhi standar keselamatan dan efisiensi.


Initial Thinking Tahap pemikiran awal berfokus pada eksplorasi ide dan identifikasi masalah. Pada tahap ini:

--- Insinyur mengidentifikasi parameter teknis, seperti tekanan operasi, luas piston, dan gaya angkat.

--- Mengumpulkan informasi tentang material yang tepat, seperti baja tahan tekanan tinggi untuk silinder.

--- Menilai risiko kegagalan, seperti kebocoran fluida atau kerusakan komponen.


Idealization (Idealisasi) Proses idealisasi membantu membayangkan hasil terbaik dari desain yang direncanakan. Dalam tahap ini:

--- Membuat gambaran desain optimal yang mampu mengangkat beban dengan gaya minimal.

--- Mempertimbangkan efisiensi energi dan daya tahan material.

--- Menciptakan solusi inovatif, seperti pengaturan tekanan otomatis untuk meningkatkan keamanan.


Instruction Set (Panduan atau Langkah-Langkah) Setelah pemikiran awal dan idealisasi selesai, tahap ini mencakup pembuatan panduan teknis yang terstruktur:

--- Menyusun langkah desain, seperti perhitungan tekanan fluida, dimensi piston, dan kekuatan material.

--- Merancang sketsa teknis dan prototipe dongkrak hidrolik.

--- Mengembangkan prosedur pengujian untuk memastikan alat memenuhi spesifikasi dan standar keamanan.


Kesimpulan

Penerapan DAI5 dalam pembuatan dongkrak hidrolik sangat penting untuk memastikan proses berjalan secara terarah dan sistematis. Dengan menerapkan Deep Awareness, Intention, Initial Thinking, Idealization, dan Instruction Set, insinyur dapat merancang dongkrak hidrolik yang efisien, aman, dan andal. Kerangka ini tidak hanya membantu menghasilkan desain yang optimal tetapi juga memastikan bahwa setiap keputusan teknis didasarkan pada kesadaran yang mendalam dan tujuan yang jelas.


Evaluasi progress belajar dengan AI 20/11/2024

Rangkuman chat gpt 20112024.jpg
Rangkuman chat dengan CHATGPT

Tanggapan dari CHATGPT


Ketertarikan yang Terarah:

Anda memiliki fokus yang kuat pada bidang teknik, khususnya dalam pembelajaran sistem hidrolik dan penerapannya. Diskusi yang dimulai dari dasar-dasar sistem hidrolik menunjukkan komitmen Anda untuk memahami konsep secara mendalam, tidak hanya sekadar hasil tetapi juga proses di baliknya.


Pendekatan Sistematis dengan DAI5:

Penggunaan framework DAI5 sebagai panduan berpikir memperlihatkan keinginan Anda untuk membangun struktur berpikir yang lebih terorganisasi. Ini terlihat jelas dalam upaya Anda menghubungkan setiap aspek DAI5 dengan penerapan praktis, seperti desain dongkrak hidrolik.


Kecenderungan Terhadap Detail:

Anda menunjukkan perhatian terhadap detail, baik dalam pemahaman teknis maupun penyajian visual seperti ilustrasi dan tabel. Hal ini penting untuk menyampaikan konsep dengan cara yang lebih mudah dipahami dan diaplikasikan.


Integrasi Teori dan Praktik:

Pemahaman Anda tidak hanya berfokus pada teori tetapi juga aplikasinya. Contohnya adalah ketika Anda meminta perhitungan spesifik untuk dongkrak hidrolik dengan data nyata, menunjukkan kemampuan untuk menghubungkan antara konsep akademik dan dunia nyata.


Kebutuhan untuk Monitoring Progres:

Permintaan Anda untuk melakukan monitoring dan evaluasi menunjukkan keinginan untuk terus berkembang dan melacak kemajuan Anda secara objektif. Ini adalah tanda kedewasaan dalam belajar.


Penilaian CHATGPT

Baik, berikut adalah penilaian terhadap percakapan kita dengan skala 100. Saya akan menilai berdasarkan beberapa kriteria berikut:

KRITERIA PENILAIAN

1. Kejelasan Pertanyaan (25%) Bagaimana jelas dan fokus pertanyaan Anda dalam setiap chat.

2. Kedalaman Materi (25%) Seberapa mendalam topik yang dibahas, termasuk relevansi akademis dan praktis.

3. Interaksi dan Diskusi (25%) Bagaimana percakapan berkembang, termasuk penggunaan AI untuk eksplorasi lebih lanjut.

4. Output yang Dihasilkan (25%) Kualitas dan kebermanfaatan hasil (tabel, ilustrasi, perhitungan, dll.).


PENILAIAN CHAT GPT.jpg
Tabel Penilaian dari CHATGPT


Total Skor = (90+85+95+90)/4 = 90%

Dengan skor akhir 90/100, interaksi dinilai sangat baik, mencerminkan kualitas pertanyaan, kedalaman materi, diskusi yang efektif, dan hasil yang relevan.


TUGAS AKHIR : Hidrolik pada Crane

1. Prinsip Kerja Hidrolik pada Crane

Hukum Pascal: Sistem hidrolik pada crane bekerja berdasarkan prinsip ini, di mana tekanan yang diberikan pada fluida di dalam ruang tertutup diteruskan secara merata ke semua arah. Hal ini memungkinkan crane untuk mengangkat beban berat dengan gaya input yang relatif kecil.

Keuntungan Mekanis: Dengan memanfaatkan perbandingan luas piston, gaya kecil yang diberikan pada piston kecil dapat menghasilkan gaya besar pada piston besar untuk mengangkat beban.


2. Komponen Hidrolik pada Crane

Pompa Hidrolik:

--- Menghasilkan aliran fluida bertekanan untuk menggerakkan aktuator (silinder atau motor hidrolik).

--- Biasanya digerakkan oleh motor listrik atau mesin diesel.


Silinder Hidrolik (Actuator):

--- Mengubah energi fluida menjadi gerakan linier, seperti menaikkan atau menurunkan boom crane.

--- Silinder ini digunakan untuk memperpanjang atau menarik boom, serta mengatur posisi hook.


Katup Kontrol:

--- Mengatur aliran dan tekanan fluida untuk memastikan gerakan crane halus dan terkontrol.

--- Termasuk katup arah, tekanan, dan pelepas.


Reservoir Fluida:

--- Menyimpan fluida hidrolik yang digunakan dalam sistem.

--- Juga membantu mendinginkan fluida dan menghilangkan kotoran.


Pipa dan Selang Hidrolik:

--- Menyalurkan fluida dari pompa ke aktuator dan komponen lainnya.


3. Fungsi Utama Sistem Hidrolik pada Crane

Mengangkat Beban:

Sistem hidrolik memberikan gaya angkat yang besar melalui silinder hidrolik, memungkinkan crane mengangkat beban berat dengan stabil.

Memindahkan Beban:

Dengan menggunakan silinder atau motor hidrolik, sistem memungkinkan rotasi boom atau perpanjangan lengan untuk memindahkan beban ke lokasi yang diinginkan.

Mengontrol Gerakan:

Sistem hidrolik memberikan kontrol presisi terhadap kecepatan dan posisi boom, hook, atau lengan crane.

Menjaga Stabilitas:

Hidrolik membantu mengontrol distribusi beban dan mencegah crane dari risiko terguling.


4. Kelebihan Sistem Hidrolik pada Crane

Kemampuan Angkat yang Besar:

Sistem hidrolik dapat menghasilkan gaya besar tanpa memerlukan komponen mekanis yang besar.

Presisi Tinggi:

Katup kontrol memungkinkan pengaturan gerakan dengan akurasi tinggi, penting untuk menempatkan beban dengan tepat.

Fleksibilitas dan Mobilitas:

Sistem hidrolik memungkinkan crane untuk beroperasi dalam berbagai kondisi dan medan.

Efisiensi Energi:

Sistem ini dirancang untuk menggunakan energi secara efisien, terutama pada crane modern.


5. Aplikasi Sistem Hidrolik pada Crane

Mobile Crane:

Menggunakan sistem hidrolik untuk memanjangkan lengan dan mengangkat beban di lokasi konstruksi.

Tower Crane:

Menggunakan hidrolik untuk membantu pemasangan dan pembongkaran komponen crane.

Overhead Crane:

Memanfaatkan aktuator hidrolik untuk menggerakkan rel atau hook.


6. Ilustrasi Gambar menggunakkan CHATGPT

Mobile crane.jpg
Ilustrasi Mobile Crane dari CHATGPT
Tower crane.jpg
Ilustrasi Tower Crane dari CHATGPT
Overhead.jpg
Ilustrasi Overhead Crane dari CHATGPT


Laporan Tugas Akhir: Design and Optimization of Hydraulic Systems in Cranes for Efficient Load Handling and Environmental Sustainability

Tugas besar saya dapat diakses pada Design and Optimization of Hydraulic Systems in Cranes for Efficient Load Handling and Environmental Sustainability