Fakhri Hawari Muhammad

From ccitonlinewiki
Revision as of 02:47, 2 December 2020 by Fakhri.hawari (talk | contribs)
Jump to: navigation, search
Fakhrihawari.jpg

Nama saya Fakhri Hawari Muhammad. Saya biasa dipanggil fakhri atau hawari oleh teman-teman saya. Saya adalah mahasiswa teknik mesin universitas indonesia angkatan 2018. Saat ini saya berdomisili di Kota Depok. Saat ini saya sudah memasuki semester ke-5 dalam studi S-1 saya. Saya memilih teknik mesin karena saya rasa ilmu yang dipelajari teknik mesin akan terus digunakan dimasa mendatang dan dapat berkembang lebih luas.


Selama setengah semester di mata kuliah metode numerik ini, saya telah belajar mengenai turunan numerik, interpolasi, regresi, beberapa metode untuk mencari akar persamaan, dan juga diperkenalkan untuk membuat pseudocode.

Tujuan dari mata kuliah metode numerik ini antara lain adalah sebagai berikut,

  • Memahami konsep dan prinsip dasar dalam Metode Numerik
  • Dapat menerapkan pemahaman dari konsep yang ada di dalam permodelan numerik
  • Mampu menerapkan Metode Numerik dalam persoalan engineering
  • Mendapat nilai tambah (suatu value/ nilai moral) terhadap diri masing-masing

Pertemuan 1 (11/11/2020)

Pada kuliah 11 November 2020, Saya mempelajari dari penjelasan dan diskusi yang ada mengenai beberapa hal. Pertama, saya memahami bahwasanya dalam pembelajaran, apapun itu, kita seharusnya bukan saja memahami apa yang harus dipahami, tetapi juga harus mengetahui apa yang tidak kita pahami. Dengan begitu, kita dapat mengerti apa yang kurang dari diri kita dan menjadi refleksi diri serta memacu rasa ignin tahu. Kemudian dari contoh limit perhitungan di sebuah software, saya memahami bahwa secanggih apapun komputer tetap lebih pintar manusia dibaliknya karena komputer dan softwarenya hanyalah sebuah alat bantu. Saya juga memahami bahwa dengan adanya limit tersebut, seharusnya kita sebagai manusia bisa memanfaatkan peluang yang ada sebaik-baiknya. Jika software tersebut mencapai limit tertentu maka maksimalkanlah kemampuan komputer tersebut. Lalu saya juga memahami bahwa manusiapun ada limitnya, seperti 1/0 yang manusia tidak dapat mendefinisikannya. Maka yang tahu hanyalah tuhan sehingga sejatinya kita sebagai manusia tidaklah pantas untuk memisahkan ilmu pengetahuan dengan ketuhanan.

Tugas 1

  • Pada tugas pertama ini, Pak Dai meminta untuk mempelajari OpenModelica, kemudian memberikan penjelasan video terkait apa yang sudah dipelajari. Berikut video dari saya:

Pertemuan 2 (18/11/2020)

Pada Kuliah 18 November 2020, perkuliahan diawali dengan review mengenai tugas 1 dan apa saja yang dipelajari seminggu sebelumnya. Kemudian dijelaskan mengenai software openmodelica. Dibandingkan dengan program seperti python,c++,dsb, openmodelica cendrung lebih ke arah program permodelan, bukan program murni coding sehingga sangat cocok untuk menyelesaikan permasalahan-permasalahan yang berhubungan dengan dunia engineering. Openmodelica memiliki kekurangan yaitu ketika mensimulasikan akan cendrung lebih lama, hal ini disebabkan openmodelica harus menerjemahkan dari bahasa permodelan ke bahasa coding, kemudian ke bahasa mesin. Kemudian dijelaskan juga dasar-dasar openmodelica, seperti perbedaan 'parameter real', 'real', spesialisasi program, dan dijelaskan juga secara ringkas bagaimana contohnya untuk memanggil sebuah persamaan dari program fungsi ke program kelas. Selain itu, dari penjelasan teman-teman lainnya juga dipaparkan bahwa openmodelica juga banyak menyelesaikan permasalahan di sistem kontrol sebagaimana yang saya sebutkan di tugas 1. Di akhir kelas, bang Edo memberi sedikit penjelasan bahwa di openmodelica sebenernya sudah ada beberapa program yang sudah di rumuskan di library sehingga mempermudahkan kita untuk menyelesaikan persoalan, hanya memasukan inputnya saja.

Tugas 2

  • Pada tugas ini, Pak Dai meminta untuk mencoba menyelesaikan persamaan aljabar simultan dengan openmodelica dan dengan cara memanggil sebuah fungsi ke sebuah class. Persamaan yang saya gunakan pada kali ini saya dapat dari internet, yaitu:
Fakhri1.png

Lalu untuk video penjelasannya dapat dilihat dibawah ini,

Pertemuan 3 (25/11/2020)

Pada kuliah 25 November 2020, Sebagian besar waktu perkuliahan digunakan untuk sharing mengenai fungsi array oleh saudara Josiah dan terkait pembuatan program Eliminasi Gauss Jordan (dengan membuat fungsi sendiri) oleh saudara Christo. Kemudian dilanjutkan oleh penjelasan oleh Pak Dai mengenai penyelesaian permasalahan engineering. Dalam kasus realnya, ketika kita berhadapan dengan permasalahan engineering kita harus melakukan analisis permasalahan tersebut. Kemudian dari situ kita dapat membuat model matematisnya, sehingga dilangkah selanjutnya kita dapat menyelesaikannya dengan metode numerik untuk mempermudah penyelesaian.

Tugas 3

  • Berikut adalah soal untuk tugas kali ini:
    Soal statur.png
  • Penyelesaian:
FH1.png
FH2.png

Kemudian untuk penyelesaian matriks diatas (mencari defleksi) dapat diselesaikan dengan OpenModelica. Berikut program yang saya buat:

FHM1.png

Lalu didapatkan hasil defleksinya (U) seperti yang tertera dibawah ini:

FHM2.png