Difference between revisions of "Buku DAI5"

From ccitonlinewiki
Jump to: navigation, search
Line 15: Line 15:
 
Dalam penelitian Falling liquid Film ini, prelu dilakukan kajian secara mendalam dan obyektif untuk menghindari dari terjadinya bias / pemahaman yang keliru. Personal biases, asumsi, dan peran seseorang dalam menganlisis tentu sangat dipengaruhi pemahaman daan pengalamannya. Sederhannya, orang yang telah meniliti falling liquid film bertahun-tahun tentu akan memiliki asumsi dan ketajaman analisis yang jauh lebih baikk dibandingkan dengan orang yang baru pertamakali menelitia aliran falling liquid film.
 
Dalam penelitian Falling liquid Film ini, prelu dilakukan kajian secara mendalam dan obyektif untuk menghindari dari terjadinya bias / pemahaman yang keliru. Personal biases, asumsi, dan peran seseorang dalam menganlisis tentu sangat dipengaruhi pemahaman daan pengalamannya. Sederhannya, orang yang telah meniliti falling liquid film bertahun-tahun tentu akan memiliki asumsi dan ketajaman analisis yang jauh lebih baikk dibandingkan dengan orang yang baru pertamakali menelitia aliran falling liquid film.
  
Asumsi, personal biases, dan analisis yang dilakukan pada penelitian yang saya lakukan mengalami perubahan ketika saya melakukan studi Doktoral.
+
Asumsi, personal biases, dan analisis yang dilakukan pada penelitian yang saya lakukan mengalami perubahan ketika saya melakukan studi Doktoral. Ketika awal melakukan penelitian di tingkat S2, asumsi yang saya gunakan kurang begitu matang dan kurang mempertimbangkan banyak aspek, sehingga asumsi yang digunakan tidak terlalu akurat. Contohnya, di penelitian S2, saya mengasumsikan bahwa aliran pada suatu sistem FCC di pipa dianggap isothermal dan menganggap bahwa properteis udara konstant. Namun ternyata ketika melakukan eksperimen, ada pengaruh panas dari blower yang digunakan, sehingga tentunya asumsi ini kurang tepat. Dari pengelaman tersebut, perlu ada perlakuan/khusus agar asumsi yang digunakan tepat. Diantarnaya yaitu dengan memastikan kapan blower mulai memberikan efek pemanasa yang signifikan akibat beroperasi terlalu lama. Sehingga, hal tersebut mempengaruhi skema eksperimen saya dengan mengatur waktu operasi blower tersebut supaya tdak memberikan efek pemanasan yang signifikan terhadap udara. 
  
 
.... judul Disertasi (Illa)
 
.... judul Disertasi (Illa)

Revision as of 14:42, 18 December 2024

Lampiran

.... judul Disertasi (Edo)

I. Deep Awareness (of) I (DAI) 1. Consciousness of Purpose: Reflects understanding of the Creator's role in shaping the case study context.

Penelitian yang saya lakukan pada disertasi/studi ini adalah Optimasi Online Aliran Flaling Liquid Film. Studi disertasi ini tentu menjadi syarat studi Doktoral yang sedang saya jalai di Departemen Tenik Mesin UI. Sebelum melangkah lebih jauh, hal pertama yang dapat ditanyakan adalah “Kenapa saya perlu untuk melakukan studi ini?” Pertanyaan ini menjadi pertanyaan dasar yang seharusnya dipertanyakan kepada setiap orang yang melakukan penelitian. Pertanyaan yang lebih mendasar lagi adalah “Kenapa saya mengambil studi S3 ini?”

Dua pertanyaan dasar ini seringkali diabaikan oleh sebagian besar orang yang melakukan penelitian dan studi Doktoral. Sebagian besar tentu akan menjawab dua pertanyaan tersebut dengan berbagai macam versi berdasarkan kondisi dan motivasi masing-masing. Disinilah landasan dasar yang harusnya diperhatikan oleh setiap orang yang melakukan penelitian. Didalam tahap pertama pada metode DAI5, kita akan di arahkan untuk melakukan refleksi diri dan bertanya kepada diri sendiri, “kenapa kita hraus melakukan peneltiian ini?” yang mana tentunya aktivitas penelitian kita ini ditujukan untuk mengenal lebih dalam ke Maha Besaran Pencipta Kita, Allah Subhanahu wa Ta’ala.

Dalam konteks penelitian yang saya lakukan, maka dapat ditemukan fakta bahwa betapa kompleksnya aliran fluida dalam fenomena falling liquid film. Dari studi literatur yang dilakukan, bisa diperoleh bahwasannya banyak penelitia yang terus berusaha mengembangkan model yang dapat digunakan untuk mengistimasi karakteristik aliran falling liquid film. Dan ini membuka pikiran kita bahwa kita ini sangat lemah dan perlu banyak-banyak minta tolong kepada Allah, dan bergantung hanya kepada Allah, yang menciptakan aliran fluida degan segala kompleksitasnya. Allah lah yang menciptakan fluida dengan karakteristiknya yang sampai sekarang masih dikatakn masih menjadi “misteri”.

2. Self-awareness: Demonstrates awareness of personal biases, assumptions, and roles in the analysis. Dalam penelitian Falling liquid Film ini, prelu dilakukan kajian secara mendalam dan obyektif untuk menghindari dari terjadinya bias / pemahaman yang keliru. Personal biases, asumsi, dan peran seseorang dalam menganlisis tentu sangat dipengaruhi pemahaman daan pengalamannya. Sederhannya, orang yang telah meniliti falling liquid film bertahun-tahun tentu akan memiliki asumsi dan ketajaman analisis yang jauh lebih baikk dibandingkan dengan orang yang baru pertamakali menelitia aliran falling liquid film.

Asumsi, personal biases, dan analisis yang dilakukan pada penelitian yang saya lakukan mengalami perubahan ketika saya melakukan studi Doktoral. Ketika awal melakukan penelitian di tingkat S2, asumsi yang saya gunakan kurang begitu matang dan kurang mempertimbangkan banyak aspek, sehingga asumsi yang digunakan tidak terlalu akurat. Contohnya, di penelitian S2, saya mengasumsikan bahwa aliran pada suatu sistem FCC di pipa dianggap isothermal dan menganggap bahwa properteis udara konstant. Namun ternyata ketika melakukan eksperimen, ada pengaruh panas dari blower yang digunakan, sehingga tentunya asumsi ini kurang tepat. Dari pengelaman tersebut, perlu ada perlakuan/khusus agar asumsi yang digunakan tepat. Diantarnaya yaitu dengan memastikan kapan blower mulai memberikan efek pemanasa yang signifikan akibat beroperasi terlalu lama. Sehingga, hal tersebut mempengaruhi skema eksperimen saya dengan mengatur waktu operasi blower tersebut supaya tdak memberikan efek pemanasan yang signifikan terhadap udara.

.... judul Disertasi (Illa)

I. Deep Awareness (of) I (DAI)

1. Consciousness of Purpose: Reflects understanding of the Creator's role in shaping the case study context.

Penelitian yang saya lakukan adalah tentang sistem pirolisis yang mampu mengubah bahan baku biomassa menjadi produk yang lebih bernilai. Secara sadar saya melakukan penelitian ini yang merupakan salah satu syarat dalam menempuh jenjang doctoral. Riset ini juga telah ditetapkan dalam kurikulum S3 dalam rangka pengembangan ilmu pengetahuan. Penelitian tentang pirolisis dapat membantu saya untuk memahami bagaimana Tuhan menciptakan keteraturan dalam alam semesta melalui hukum-hukum fisika dan kimia. Dalam proses pirolisis, material organik diubah menjadi gas, cairan, dan padatan melalui mekanisme yang teratur dan presisi, yang menunjukkan betapa sempurna kebijaksanaan Tuhan dalam menciptakan alam dan isinya. Fenomena ini tidak hanya memberikan solusi teknologi seperti mengubah bahan baku (misal berupa limbah) menjadi produk yang bermanfaat tetapi juga menjadi pengingat bahwa segala sesuatu yang diciptakan Tuhan memiliki nilai dan potensi untuk dimanfaatkan. Dengan mempelajari pirolisis, saya tidak hanya memperoleh pengetahuan secara ilmiah tetapi juga mengenal lebih dalam kebesaran Sang Pencipta yang mengatur segala sesuatu dengan sempurna. Penelitian ini mengajarkan saya untuk bersyukur atas akal dan ilmu yang diberikan serta menggunakan hasil penelitian untuk kebaikan baik manusia maupun kelestarian alam sebagai bentuk ibadah dan pengenalan terhadap Sang Pencipta. Sehingga hal fundamental yang mendasari saya dalam melakukan penelitian ini adalah untuk lebih mengenal Sang Pencipta terutama melalui segala ciptaanNya.

2. Self-awareness: Demonstrates awareness of personal biases, assumptions, and roles in the analysis.

Sebagai mahasiswa doktoral, saya menyadari bahwa saya dituntut untuk memiliki kompetensi sintesis secara komprehensif dalam penelitian saya. Proses pembelajaran saya dimulai dari semester pertama, di mana saya fokus mempelajari studi tentang proses pirolisis, yang kemudian berkembang hingga ke pemahaman mendalam mengenai kinetika reaksi pirolisis. Saya juga belajar bagaimana kondisi-kondisi operasional mempengaruhi hasil yang diperoleh, seperti suhu dan waktu pirolisis. Pencapaian tersebut terus berlanjut dengan eksperimen untuk memperoleh produk biochar yang berpotensi sebagai precursor grafen. Selama perjalanan penelitian ini, saya belajar untuk menyatukan berbagai aspek teori dan eksperimen, serta untuk mengintegrasikan hasil dari berbagai pendekatan. Proses ini mengajarkan saya untuk melihat setiap langkah secara holistik, memastikan bahwa setiap bagian dari penelitian saling mendukung untuk mencapai kesimpulan yang valid dan dapat dipertanggungjawabkan. Dengan pendekatan sintesis yang komprehensif, saya berusaha untuk tidak hanya memahami proses secara terpisah, tetapi juga melihat keterkaitan antara berbagai elemen yang membentuk keseluruhan penelitian.