Valve-Gandes Satria Pratama

From ccitonlinewiki
Revision as of 15:53, 19 November 2020 by Gandessatria (talk | contribs)
Jump to: navigation, search

BIODATA DIRI

Gandes Satria Pratama.S1 Teknik Mesin Ekstensi 2019.Universitas Indonesia

Assallammualaiakum Warrahmatullahi Wabarakatuh.

Alhamdulillah, segala puji bagi Allah SWT Tuhan semesta alam dan sholawat beserta salam kepada Nabi Muhammad SAW.

Nama  : Gandes Satria Pratama

NPM  : 1906435492

Email  : Gandessatria@gmail.com / Gandes.Satria@ui.ac.id

No. Handphone  : 081220792803

Pertemuan 1 (12 November 2020)

Pada pertemuan ini pak DAI menjelaskan tentang valve, berikut pelajaran yang saya dapatkan pada pertemuan ini.

Katup/Valve merupakan suatu alat merupakan instrument yang paling sering ditemukan pada instalasi pabrik yang berhubungan dengan fluida. Berikut fungsi - fungsi dari katup:

1. Katup Pengrah (Directional Valve/Way Valve)

2. Katup non balik (non-return Valve)

3. Katup kontrol (Control Valve)

4. Katup penutup (Shutt-off Valve)

Dan ada beberapa valve yang sering ditemukan atau bahkan sering terdengar seperti valve berikut:

- butterfly valve

- ball valve

- check valve

- gate valve

- safety valve

- globe valve

- diaphragm valve

- pressure reducing valve

Lalu kita diberikan tugas untuk melakukan simulasi aliran untuk menemukan pressure drop pada aliran yang mengalir pada valve.

Simulasi CFDSOF pada Gate Valve


1. Buka CFDSOF

2. Import File yang ingin disimulasikan.

3. Buat base mesh. Untuk base mesh usahakanbasemesh seimbang baik darisegi ukuran maupun segi kuantitas. Lalu pada geometry mesh perhalus mesh hingga 3 kali.

GV1.jpg

4. Masukan mesh location.Tempatkan titik kuning berada pada dalam gate valve.

5. Lalu generate mesh. Tunggu sampai iterasi selesai lalu check mesh.

6. Masuk ke model pilih formatan seperti gambar dibawah ini. Lalu apply dan akan muncul tab turbulences.

GV2.jpg

7. Pada tab turbulences pilih model SST k-ω

8. Pada tab boundary condition.

a. Pada inlet dengan boundary condition velocity inlet dan masukan kecepatan aliran comtoh 1 m/s

b. Pada outlet boundary condition flow.

c. Pada wall dan lainnya masukan wall

9. Masuk CFD-Solve dan runsolver

10. Atur start time dan number iteration of start time dan data writing control menjadi runtime sesuai dengan nomor iterasi pada start time.

11. Tunggu iterasi hingga selesai. Saat iterasi selesai masuk ke paraview.

12. Pada paraview masukan data tekanan static, kecepatan aliran, tekanan dinamik dan tekanan total dengan menggunakan kalkulator.

Pstatik = p * 1.225

magU = sqrt(U_X^2 + U_Y^2 + U_Z^2)

Pdynamic = 0.5 * 1.225 * magU

Ptotal = Pstatik + Pdynamic

Delta p = Pressure drop = Ptotal inlet - Ptotal outlet

13. Lalu extract block untuk inlet dan outlet untuk mendapatkan nilai tekanan total.

14. Lalu tekanan total inlet dikurangin tekanan total outlet maka kita akan mendapatkan pressure drop.

GV3.jpg

15. Pressure drop nya berjumlah 3.20656 Pa

16. Dan berikut kurva dan potongan dari simulasi ini.

GV4.jpg