Difference between revisions of "Tugas 1 Manometerr"

From ccitonlinewiki
Jump to: navigation, search
(Created page with "1. Manometer analog memiliki mekanisme kerja dengan memanfaatkan dua fluida yang memiliki perbedaan densitas. Lalu, perbedaan tekanan tersebut menghasilkan perbedaan ketinggia...")
 
 
Line 1: Line 1:
 
1. Manometer analog memiliki mekanisme kerja dengan memanfaatkan dua fluida yang memiliki perbedaan densitas. Lalu, perbedaan tekanan tersebut menghasilkan perbedaan ketinggian pada manometer. Riser dihubungkan ke vacuum cleaner, tepatnya sisi yang meniupkan udara, sehingga udara masuk melalui inlet. Setelah melalui inlet, terdapat dua buah katup yang mengatur kecepatan aliran udara. Selanjutnya, udara yang masuk akan melalui dua titik pengukuran tekanan dan kecepatan untuk dapat diukur.
 
1. Manometer analog memiliki mekanisme kerja dengan memanfaatkan dua fluida yang memiliki perbedaan densitas. Lalu, perbedaan tekanan tersebut menghasilkan perbedaan ketinggian pada manometer. Riser dihubungkan ke vacuum cleaner, tepatnya sisi yang meniupkan udara, sehingga udara masuk melalui inlet. Setelah melalui inlet, terdapat dua buah katup yang mengatur kecepatan aliran udara. Selanjutnya, udara yang masuk akan melalui dua titik pengukuran tekanan dan kecepatan untuk dapat diukur.
 +
 +
 
2. Manometer tabung U memiliki mekanisme kerja yang hampir serupa dengan manometer analog, perbedaannya adalah manometer tabung U memiliki tabung yang menyerupai huruf U. Kedua ujung tabung diberi atau dimasukkan dua jenis fluida yang memiliki perbedaan densitas, perbedaan ketinggian yang dihasilkan merupakan perbedaan tekanan fluida statis yang diukur dengan rumus rho dikali percepatan gravitasi dikali dengan perbedaan ketinggian.
 
2. Manometer tabung U memiliki mekanisme kerja yang hampir serupa dengan manometer analog, perbedaannya adalah manometer tabung U memiliki tabung yang menyerupai huruf U. Kedua ujung tabung diberi atau dimasukkan dua jenis fluida yang memiliki perbedaan densitas, perbedaan ketinggian yang dihasilkan merupakan perbedaan tekanan fluida statis yang diukur dengan rumus rho dikali percepatan gravitasi dikali dengan perbedaan ketinggian.
 +
 +
 
3. Pada manometer tabung U, tekanan di masing-masing ujung manometer(kanan dan kiri) bernilai sama p1 = p2 karena perbedaan tekanan menghasilkan perbedaan ketinggian pada masing-masing fluida. Namun, bisa terjadi perbedaan tekanan jika salah satu ujungnya disambungkan ke alat yang bisa menambah tekanan, contohnya vacuum.
 
3. Pada manometer tabung U, tekanan di masing-masing ujung manometer(kanan dan kiri) bernilai sama p1 = p2 karena perbedaan tekanan menghasilkan perbedaan ketinggian pada masing-masing fluida. Namun, bisa terjadi perbedaan tekanan jika salah satu ujungnya disambungkan ke alat yang bisa menambah tekanan, contohnya vacuum.
 
P1 = 10 milibar (turun menjadi 8,5 milibar) P2 = 1,5 milibar (turun menjadi 1,2 milibar)
 
P1 = 10 milibar (turun menjadi 8,5 milibar) P2 = 1,5 milibar (turun menjadi 1,2 milibar)
 +
 +
 
4. Perbedaan tekanan berbanding lurus dengan perbedaan ketinggian, perbedaan ketinggian dipengaruhi oleh densitas masing-masing fluida. Fluida dengan densitas lebih tinggi memiliki ketinggian yang lebih rendah, sedangkan fluida dengan densitas lebih rendah memiliki ketinggian yang lebih tinggi.
 
4. Perbedaan tekanan berbanding lurus dengan perbedaan ketinggian, perbedaan ketinggian dipengaruhi oleh densitas masing-masing fluida. Fluida dengan densitas lebih tinggi memiliki ketinggian yang lebih rendah, sedangkan fluida dengan densitas lebih rendah memiliki ketinggian yang lebih tinggi.
 +
 +
 
5. Satuan yang digunakan pada manometer tersebut adalah mbar. Konversi satuan internasional (SI) adalah Pascal (Pa) 1 mbar = 1 Pa
 
5. Satuan yang digunakan pada manometer tersebut adalah mbar. Konversi satuan internasional (SI) adalah Pascal (Pa) 1 mbar = 1 Pa
 
P1 = 10 mbar = 10 Pa turun menjadi 8,5 mbar = 8.5 Pa dan P2 = 1,5 mbar = 1,5 Pa turun menjadi 1,2 mbar = 1,2 Pa
 
P1 = 10 mbar = 10 Pa turun menjadi 8,5 mbar = 8.5 Pa dan P2 = 1,5 mbar = 1,5 Pa turun menjadi 1,2 mbar = 1,2 Pa
 +
 +
 
6. Skala tekanan pada manometer bernilai sama di setiap sisi manometer, nilainya p1 = p2. Dari nilai tersebut, dapat dihasilkan nilai ρ_1 h_1= ρ_2 h_2
 
6. Skala tekanan pada manometer bernilai sama di setiap sisi manometer, nilainya p1 = p2. Dari nilai tersebut, dapat dihasilkan nilai ρ_1 h_1= ρ_2 h_2

Latest revision as of 09:42, 8 March 2023

1. Manometer analog memiliki mekanisme kerja dengan memanfaatkan dua fluida yang memiliki perbedaan densitas. Lalu, perbedaan tekanan tersebut menghasilkan perbedaan ketinggian pada manometer. Riser dihubungkan ke vacuum cleaner, tepatnya sisi yang meniupkan udara, sehingga udara masuk melalui inlet. Setelah melalui inlet, terdapat dua buah katup yang mengatur kecepatan aliran udara. Selanjutnya, udara yang masuk akan melalui dua titik pengukuran tekanan dan kecepatan untuk dapat diukur.


2. Manometer tabung U memiliki mekanisme kerja yang hampir serupa dengan manometer analog, perbedaannya adalah manometer tabung U memiliki tabung yang menyerupai huruf U. Kedua ujung tabung diberi atau dimasukkan dua jenis fluida yang memiliki perbedaan densitas, perbedaan ketinggian yang dihasilkan merupakan perbedaan tekanan fluida statis yang diukur dengan rumus rho dikali percepatan gravitasi dikali dengan perbedaan ketinggian.


3. Pada manometer tabung U, tekanan di masing-masing ujung manometer(kanan dan kiri) bernilai sama p1 = p2 karena perbedaan tekanan menghasilkan perbedaan ketinggian pada masing-masing fluida. Namun, bisa terjadi perbedaan tekanan jika salah satu ujungnya disambungkan ke alat yang bisa menambah tekanan, contohnya vacuum. P1 = 10 milibar (turun menjadi 8,5 milibar) P2 = 1,5 milibar (turun menjadi 1,2 milibar)


4. Perbedaan tekanan berbanding lurus dengan perbedaan ketinggian, perbedaan ketinggian dipengaruhi oleh densitas masing-masing fluida. Fluida dengan densitas lebih tinggi memiliki ketinggian yang lebih rendah, sedangkan fluida dengan densitas lebih rendah memiliki ketinggian yang lebih tinggi.


5. Satuan yang digunakan pada manometer tersebut adalah mbar. Konversi satuan internasional (SI) adalah Pascal (Pa) 1 mbar = 1 Pa P1 = 10 mbar = 10 Pa turun menjadi 8,5 mbar = 8.5 Pa dan P2 = 1,5 mbar = 1,5 Pa turun menjadi 1,2 mbar = 1,2 Pa


6. Skala tekanan pada manometer bernilai sama di setiap sisi manometer, nilainya p1 = p2. Dari nilai tersebut, dapat dihasilkan nilai ρ_1 h_1= ρ_2 h_2