Difference between revisions of "Satria Yusuf Erlangga"

From ccitonlinewiki
Jump to: navigation, search
Line 59: Line 59:
  
 
Menurut saya '''Modelling computer''' adalah pengsimulasian melalui komputer sehingga kita dapat mempresentasikan suatu hal, benda atau fenomena dengan simplifikasi dan asumsi dari dasar-dasar dan paramater sehingga hal tersebut dapat dipahami oleh operator atau manusia, walaupun model tidak akan 100% sama dari aslinya
 
Menurut saya '''Modelling computer''' adalah pengsimulasian melalui komputer sehingga kita dapat mempresentasikan suatu hal, benda atau fenomena dengan simplifikasi dan asumsi dari dasar-dasar dan paramater sehingga hal tersebut dapat dipahami oleh operator atau manusia, walaupun model tidak akan 100% sama dari aslinya
 +
 +
 +
==''' Catatan 5 , 2 Oktober 2019'''==
 +
 +
Pada pertemuan kali ini, kelas diisi oleh asisten dosen , Bang Edo. Bang Edo adalah alumni S1 DTM UI. Bang Edo menceritakan mengapa kita perlu belajar dan menggunakan python dan bukan bahasa pemrograman lain. Karena, python adalah salah satu bahasa pemrograman yang sekarang sering digunakan dan mudah dipahami. Dan kita juga dapat lebih memahami bagaimana pemrograman dari suatu kode, sedangkan di matlab semua fungsi sudah ada dan kita hanya tinggal menggunakan fungsi tersebut untuk menegerjakan dan tidak menggunakan logika pengerjaan. Kita juga diajarkan bagaimana pemodelan menggunakan python pada salah satu kasus gauss jordan dan cara pemahaman kode nya.
 +
 +
 +
==''' Catatan 6 , 9 Oktober 2019'''==
 +
 +
Pada pertemuan kali ini, kita masih tentang pemodelan. Dalam pemodelan, kita asumsuikanbahwa bahwa benda yang dimodelkan adalah kontinuum. Dari asumsi tersebut, kita dapatkan persamaan deferensial.
 +
 +
'''Kita diberikan tugas mengenai runge kutta'''
 +
 +
 +
==''' Catatan 7 , 16 Oktober 2019'''==
 +
 +
Pak DAI mengadakan kuis , kita harus mengerjakan kasus dari soal buku dan menuliskan algoritma nya pada kertas, dan menuliskan kode pemrograman nya pada Air.eng. kode tersebut ada pada dibawah ini.
  
 
'''Kuis'''
 
'''Kuis'''

Revision as of 15:00, 23 October 2019

Biodata


NPM : 1706036242

TTL : Tegal, 1 september 1999

Catatan 1 ,4 September 2019

Sekarang ini kita tidak luput dari pemrograman, salah satu salah satu aplikasi yang digunakan dari pemrograman adalah python. Banyak dari universitas di indonesia maupun di luar negeri sudah mencantumkan pemrograman sebagai salah satu mata kuliah wajib mereka dikarenakan betapa pentingnya mata kuliah ini.

Kenapa kita mempelajari kalkulus dalam salah satu mata kuliah teknik mesin?

Karena dalam kalkulus kita mempelajari dasar-dasar perhitungan dan rumus dasar yang dapat kita gunakan pada mata kuliah lanjutan seperti matematika teknik , mekanika fluida dan mata kuliah lainnya.

HW 1 : Pelajari Python dan dan membuat program untuk menyelesaikan suatu fungsi


Pada Tugas yang pertama kali ini kita diminta untuk menyelesaikan limit dari fungsi F(x)= (x^2-1)/(x-1) dengan x=1

Pada tugas kali ini, saya mencoba menggunakan import library sympy untuk simbolic mathemathic dari library python itu sendiri. sympy tersendiri didesain agar memiliki feature full sebagai CAS atau computer algebra system

Berikut langkah2 yang saya lakukan:

Ucup1.png


Catatan 2 ,11 September 2019

Kita sebagai engineer , harus memahami komputer itu sendiri. Tidak hanya cuma bisa menggunakan nya, namun memahami juga bagaimana program dari komputer sendiri dapat digunakan. Seperti kata Pak Radon, jika kita ingin mempelajari kita harus langsung masuk mencobanya dibandingkan membaca teori dari buku.

Kemudian kami diajarkan dasar-dasar python dari Pak Radon. Saya menggunakan aplikasi Spyder dari laptop saya dikarenakan komputer yang saya gunakan tidak bisa terhubung pada internet. Disitu kami belajar sedikit tentang Tupples dan List. Berikut adalah latihan saya :

Ucup Tupple.png

Catatan 3 ,18 September 2019

Pada hari ini,Pak Dai dan Pak Radon memberikan kuis untuk menyelesaikan soal program deret fibonacci melalui python.

Deret tersebut : 1, 1, 2, 3, 5, 8, 13, .. , n. Ada banyak cara untuk menyelesaikan deret fungsi tersebut, namun yang saya gunakan adalah dengan cara if else :

Kuis 1.png


Catatan 4 , 25 September 2019

Pada pertemuan kali ini, kami mempelajari Pemodelan komputer, dengan memahami dasar-dasar dan konsep pemodelan komputer.


Apa itu model? Model adalah pengilustrasi dari suatu hal yang kita inginkan Permodelan adalah sebuah simplifikasi dari sistem atau objek (dari keadaan yang rumit) Contoh pada arsitek pembangunan nya rumit kemudian di simpelkan pada asumsi2 simplifikasi, representasi dan asumsi jikalau ilmu dijadikan satu maka semua terhubung pada mechanical dan yang kita harus serap dari profesor adalah pikirannya.

pada buku dari python ada penerapan soal dan gauss sendiri, namun kita harus memahami dasar nya sehingga kita memahami bagaimana gauss tersebut (memiliki parameter,asumsi) pada saat ujian kita akan ada problem kemudian kita harus memodelkan nya, walaupun tidak pernah simulasi 100 exact seperti real nya.

Menurut saya Modelling computer adalah pengsimulasian melalui komputer sehingga kita dapat mempresentasikan suatu hal, benda atau fenomena dengan simplifikasi dan asumsi dari dasar-dasar dan paramater sehingga hal tersebut dapat dipahami oleh operator atau manusia, walaupun model tidak akan 100% sama dari aslinya


Catatan 5 , 2 Oktober 2019

Pada pertemuan kali ini, kelas diisi oleh asisten dosen , Bang Edo. Bang Edo adalah alumni S1 DTM UI. Bang Edo menceritakan mengapa kita perlu belajar dan menggunakan python dan bukan bahasa pemrograman lain. Karena, python adalah salah satu bahasa pemrograman yang sekarang sering digunakan dan mudah dipahami. Dan kita juga dapat lebih memahami bagaimana pemrograman dari suatu kode, sedangkan di matlab semua fungsi sudah ada dan kita hanya tinggal menggunakan fungsi tersebut untuk menegerjakan dan tidak menggunakan logika pengerjaan. Kita juga diajarkan bagaimana pemodelan menggunakan python pada salah satu kasus gauss jordan dan cara pemahaman kode nya.


Catatan 6 , 9 Oktober 2019

Pada pertemuan kali ini, kita masih tentang pemodelan. Dalam pemodelan, kita asumsuikanbahwa bahwa benda yang dimodelkan adalah kontinuum. Dari asumsi tersebut, kita dapatkan persamaan deferensial.

Kita diberikan tugas mengenai runge kutta


Catatan 7 , 16 Oktober 2019

Pak DAI mengadakan kuis , kita harus mengerjakan kasus dari soal buku dan menuliskan algoritma nya pada kertas, dan menuliskan kode pemrograman nya pada Air.eng. kode tersebut ada pada dibawah ini.

Kuis


from numpy import*
#Menyusun Matriks A, baris 1 disusun kembali dengan angka sehingga tidak eror
A = array([[1.,2.,0.,-2.,0.,-4],\
          [0.,1.,0.,2.,-1.,1],\
          [0.,0.,2.,1.,2.,1],\
          [0.,0.,0.,-1,1.,-2],\
          [0.,1.,-1.,1.,-1.,-1]])
print ('Matrix A Adalah =',A)


n=len(A)
#Segitiga atas menggunakan Gauss
for k in range(0,n-1):
   for i in range(k+1,n):
       m=A[i][k]/A[k][k]
       for j in range(0,n+1):
           A[i][j]=A[i][j]-m*A[k][j]
#Subtitusi
Hasil = zeros((n,1))
Hasil[n-1][0]=A[n-1][n]/A[n-1][n-1]
for j in range(n-2,-1,-1):
   S=0
   for i in range(j+1,n):
       S=S+A[j][i]*Hasil[i][0]
       Hasil[j][0]=(A[j][n]-S)/A[j][j]
#Print Hasil
print ('Hasil=',Hasil)

Run

Matrix A Adalah = [[ 1.  2.  0. -2.  0. -4.]
[ 0.  1.  0.  2. -1.  1.]
[ 0.  0.  2.  1.  2.  1.]
[ 0.  0.  0. -1.  1. -2.]
[ 0.  1. -1.  1. -1. -1.]]
Hasil= [[ 2.]
[-2.]
[ 1.]
[ 1.]
[-1.]]


2

#definisikan
def dydx(x, y): 
   return ((x**2 - 4*y)) 
 
# Mencari nilai dari y untuk x menggunakan ukuran h
def rungeKutta(x0, y0, x, h): 
   n = (int)((x - x0)/h)  
   # Iterasi 
   y = y0 
   for i in range(1, n + 1): 
       "Apply Runge Kutta Formulas to find next value of y"
       k1 = h * dydx(x0, y) 
       k2 = h * dydx(x0 + 0.5 * h, y + 0.5 * k1) 
       k3 = h * dydx(x0 + 0.5 * h, y + 0.5 * k2) 
       k4 = h * dydx(x0 + h, y + k3) 
 
       # Penambahan nilai y dan x
       y = y + (1.0 / 6.0)*(k1 + 2 * k2 + 2 * k3 + k4)  
       x0 = x0 + h 
   return y 
 
#Pemisalan dan penambahan data :
o = input ("berapakah nilai x0 ")
p = input ("berapakah nilai y ")
q = input ("berapakah nilai x ")
r = input ("berapakah nilai h ")
x0= int(o)
y= int(p)
x= float(q)
h= float(r)
print ('Nilai y pada x adalah:', rungeKutta(x0, y, x, h))


Run


berapakah nilai x0 0
berapakah nilai y 1
berapakah nilai x 0.03
berapakah nilai h 0.01
Nilai y pada x adalah: 0.8869291754400297