Farhan Abdurrahman

From ccitonlinewiki
Jump to: navigation, search

Introduction

Assalamu'alaikum warahmatullahi wabarakatuh. Perkenalkan nama saya Farhan Abdurrahman bisa dipanggil Farhan, dengan nomor NPM 2106731176 dari jurusan Teknik Perkapalan 2021. Saya lahir di Depok pada tanggal 27 Desember 2002.

Salam kenal semuanya, Terima kasih.

Resume Pertemuan 1 (26 Mei 2023)

Bismillahirrahmanirrahim,

Pada pertemuan pertama kelas mata kuliah Metode Numerik ini Pak Dr. Ahmad Indra, atau yang biasa disapa Pak Dai, menjelaskan pengenalan pada Metode Numerik, apa itu Consciousness?, contoh kasus matematis yang didiskusikan bersama, dan juga pemberian tugas Individual Case Study.

Pak Dai menjelaskan bahwa Metode Numerik adalah sebuah salah satu dari banyak cara untuk menyelesaikan permasalahan dengan cara numerik yaitu hanya dengan operasi perhitungan biasa: tambah, kurang, kali, dan bagi. Namun, dalam melakukan sebuah sesuatu diperlukan sebuah consciousness/kesadaran agar dapat memahaminya. Pertanyaannya sekarang adalah, apa itu Consciousness? mengapa kita memerlukan Consciousness?. Pak Dai menanyakan kepada mahasiswa apa alasan kita datang untuk mengikuti perkuliahan? apakah kita datang hanya karena ingin lulus mata kuliah tersebut? kalau begitu mahasiswa dapat hanya "titip absen" kelas tersebut. Oleh karena itu, menurut saya sebagai mahasiswa, diperlukannya consciousness/kesadarannya kita untuk hadir dalam perkuliahan dan tidak hanya raga kita yang hadir dalam perkuliahan. Kita harus "sadar" akan pengetahuan dan pemahaman kita yang masih minim, dan juga masa depan yang ingin dicapai.

Selain itu, Pak Dai memberikan contoh soal matematis yang jika kita curahkan pikiran dan kesadaran kita untuk berpikir, di dalam soal tersebut terdapat keambiguan (dimana nilai X dapat berupa 1 atau 2). Dari kasus tersebut Pak Dai membuktikan bahwa dalam perkembangan ilmu pengetahuan sekarang pun, tidak adanya nilai yang benar-benar absolut, hanya ada nilai yang mendekatinya. Oleh karena itu, menurut Pak Dai satu hal yang sudah tentu benar-benar absolut adalah Tuhan YME.

Kesimpulannya, tujuan akhir dari mempelajari ilmu pengetahuan adalah bagaimana kita dapat mendekatkan diri kepada Tuhan yang menciptakan kita yang merupakan satu-satunya hal absolut, dan juga menyadarkan bahwa manusia penuh dengan ketidaksempurnaannya.


Design & Optimization of Pressurized Hydrogen Storage

Spesifikasi:

Sebuah Hydrogen Storage bertekanan 8 bar dengan volume 1 liter dengan biaya < Rp 500.000.

Week 1 Progress:

Dalam tahapan awal desain & optimasi ini saya menyadari bahwa terdapat minimnya pengetahuan saya sebagai mahasiswa Teknik dalam perancangan sebuah Hydrogen Storage, sehingga diperlukannya pembelajaran secara manual mengenai pendesainan Hydrogen Storage Tank agar saya paham mengenai hal-hal yang perlu diperhatikan dalam tahap perancangan tersebut. Saya menemukan beberapa studi dan website mengenai perancangan sebuah Hydrogen Storage Tank yang menurut saya dapat membantu dalam pengerjaan tugas ini, yaitu: [1] [2] [3] [4]

Dari sumber referensi tersebut saya menemukan bahwa, terdapat beberapa hal yang perlu diperhatikan dalam pembuatan Hydrogen Storage, yaitu:
Hydrogenrequirement.jpg


Selain itu, dalam perancangan sebuah Hydrogen Storage, hal terpenting yang harus diperhatikan adalah limitasi biayanya yang harus < Rp 500.000. Limitasi dari biaya tersebut berakibat pada pemilihan material yang digunakan.



Week 2 Progress: Pada tahapan selanjutnya, saya menggunakan ChatGPT untuk memberikan bantuan coding dalam mencari Ketebalan, Tinggi, dan Radius yang optimal. Prompt yang saya gunakan untuk bertanya yaitu, buatkan saya kode dalam python untuk mencari ketebalan, tinggi, dan radius dari sebuah tangki gas hidrogen bervolume 1 liter dengan tekanan 8 bar dengan limitasi biaya sampai dengan Rp.500000 dengan material Stainless Steel 304 , dengan menggunakan metode numerik

Berikut code metode numerik yang diberikan oleh ChatGPT:

   import numpy as np
   from scipy.optimize import minimize
   def calculateSurfaceArea(x):
   radius, height = x
   return 2 * np.pi * radius * height + 2 * np.pi * radius**2
   def volumeConstraint(x, volume_target):
   radius, height = x
   return np.pi * radius**2 * height - volume_target
   volume_target = 1000  
   def optimizationProblem(x):
   return calculateSurfaceArea(x)  
   initial_guess = [5.0, 10.0]
   constraints = [{'type': 'ineq', 'fun': lambda x: volumeConstraint(x, volume_target)}]
   bounds = [(0, None), (0, None)]
   result = minimize(optimizationProblem, initial_guess, method='SLSQP', bounds=bounds, constraints=constraints)
   radius_optimal, height_optimal = result.x
   surface_area_optimal = calculateSurfaceArea([radius_optimal, height_optimal])
   print('Optimal Height:', height_optimal, 'cm')
   print('Optimal Radius:', radius_optimal, 'cm')
   print('Optimal Surface Area:', surface_area_optimal, 'cm^2')

Maka, didapatkan:

   Ketinggian Optimal: 10.838522155187542 cm = 10.84 cm
   Radius Optimal: 5.419260513504364 cm = 5.4 cm
   Luas Selimut Optimal: 553.5810446220707 cm^2 = 553.6 cm^2


Final Report of Design & Optimization Hydrogen Storage

Setelah melakukan proses optimasi pada tahapan sebelumnya untuk mencari dimensi Tangki Hidrogen paling optimal didapatkan

Ketinggian Optimal: 10.84 cm
Radius Optimal: 5.4 cm
Luas Selimut Optimal: 553.6 cm^2

Selain itu, material yang digunakan adalah Stainless Steel 304L (SS 304L).