Difference between revisions of "Fadhil Fuad Rachman"

From ccitonlinewiki
Jump to: navigation, search
Line 1: Line 1:
  
== Media:komputasi teknik ==
+
== komputasi teknik ==
 +
 
 
   
 
   
  

Revision as of 09:03, 18 February 2019

komputasi teknik

komputasi teknik adalah ilmu yang menyusun model matatematika dan teknik untuk menyelesaikan permasalahan numerik serta peggunaan komputer untuk menganalisis dan memecahkan masalah dalam ilmu sains. dalam penggunaan praktis, biasanya berupa dalam simulasi komputer atau berbagai bentuk permodelan komputasi lainnya untuk menyelesaikan masalah berbagai ilmuan,tetapi dalam perkembangannya digunakan juga untuk menemukan prinsip-prinsip baru yang mendasar dalam ilmu


Resume Diskusi Kelas 4 Feb 2019

Kuliah dimulai pukul 08:00 WIB di Ruang Lab. Puskom 201, Universitas Indonesia – Depok.Diawali dari pengenalan diri Dosen pengajar yakni Bpk. Dr. Ir. Ahmad Indra Siswantara. Supaya lebih efisien panggilannya disingkat AI atau Indra Siswantara, atau lebih tepatnya dipanggil Pak DAI.

Pak DAI menlanjutkan diskusi tentang prasyarat lulus dari mata kuliah ini, yaitu mahasiswa yang mengambil matakuliah ini haruslah orang yang berakal. Lalu Pak DAI melanjutkan dengan pertanyaan pertanyaan yaitu seperti apakah orangyang berakal itu? Dinama tempat akal itu ? apakah akal tempatnya diotak ? apakah hewan berotak namun tidak berakal ? dan apa bedanya manusia dan hewan ?

Setelah pertanyaan kami mecoba menjawab yaitu bahwa akal pembeda antara manusia dan hewan, dengan akal manusia dapat membedakan baik dan buruk. Akan termausk juga kedalam etika dan moral yang tidak dimiliki oleh hewan. Dengan mempunyai akal manusia dapat menyelesaikan masalah dan juga mencari solusi hidup. Sedangkan hewan hanya memikirkan makan dan minum. Yang tidak memirikan hal yang baik dan buruk, serta hal yang bermaanfaat maupun tidak bemanfaat karena tidak mempunyai akal.

Pak DAI pun memberikan contoh yaitu kebenaran, akal digunakan untuk memverifikasi kebenaran. Kebenaran tidak boleh berdasarkan relatif, maka kebaranan harus di verivikasi dengan cara yang sama sehingga dapat menjadi benar. Pak DAI menjelaskan bahwa penjelasan tentang akal telah disebutkan dalam ayat-ayat di AlQur’an, antara lain:

Q.S. Al-Baqarah ayat 165: