Difference between revisions of "Asyari Darius"

From ccitonlinewiki
Jump to: navigation, search
 
Line 7: Line 7:
 
Abstrak
 
Abstrak
  
Telah dilakukan penelitian analisis aliran turbulen dengan menggunakan metode  CFD untuk aliran fluida pada nosel supersonik atau nosel konvergen-divergen dan fluidized bed dengan menggunakan tiga model turbulen yaitu model turbulen standar (STD) k-ε, Renormalization Group (RNG) k-ε, dan Reynolds Stress Model (RSM). Nosel supersonik dan fluidized bed adalah merupakan komponen pada sistem turbin mikro bioenergi untuk aplikasi zero energy building (ZEB). Tujuan dari simulasi ini adalah untuk mengetahui karakterisitik berbagai model turbulen pada hasil simulasi aliran fluida, khususnya aliran fluida kompleks. Simulasi CFD dilakukan dengan perangkat lunak CFDSOF(r) menggunakan model geometri grid dua dimensi 230x27 untuk nozle dan 100x200. Dari hasil simulasi pada nosel convergent-divergent, ketiga model turbulen tersebut ternyata memberikan hasil yang hampir sama untuk tekanan, kecepatan dan temperatur, namun memberikan hasil yang berbeda untuk parameter-parameter turbulensi seperti energi kinetik, laju disipasi dan viskositas efektif dimana model turbulen RSM dan RNG k-ε menunjukkan hasil yang hampir sama, namun model STD k-ε memberikan hasil yang cukup berbeda. Model turbulen STD k-ε memberikan nilai yang lebih tinggi bagi ketiga parameter turbulensi tersebut.
+
Telah dilakukan penelitian analisis aliran turbulen dengan menggunakan metode  CFD untuk aliran fluida pada peralatan fluidized bed dengan menggunakan model turbulen k-e standar dan k-e modifikasi. Fluidized bed adalah merupakan komponen pada sistem turbin mikro bioenergi untuk aplikasi zero energy building (ZEB). Tujuan dari simulasi ini adalah untuk meningkatkan ketelitian hasil simulasi dengan memodifikasi persamaan-persamaan matematik pada model turbulen k-e untuk aliran multifasa/aliran fluida kompleks. Modifikasi dilakukan pada suku difusi pada persamaan transpor kinetik (k), yaitu pada bilangan Prandtl, dimana dilakukan pada bilangan Prandtl 0,8; 0,9; 1.0 (default); 1,1; dan 1,2. Simulasi CFD dilakukan dengan perangkat lunak CFDSOF(r) menggunakan model geometri grid dua dimensi. Dari hasil simulasi diperoleh bahwa model turbulen k-e yang dimodifikasi, yaitu pada bilangan Prandtl X,X memberikan hasil yang lebih baik untuk hasil jatuh tekanan pada bed.

Latest revision as of 16:00, 11 March 2019

Nama : Asyari Daryus Pekerjaan: Dosen Universitas Darma Persada

Penelitian: 1. Modifikasi model turbulen untuk meningkatkan ketelitian nilai jatuh tekanan pada peralatan fluidized bed

Abstrak

Telah dilakukan penelitian analisis aliran turbulen dengan menggunakan metode CFD untuk aliran fluida pada peralatan fluidized bed dengan menggunakan model turbulen k-e standar dan k-e modifikasi. Fluidized bed adalah merupakan komponen pada sistem turbin mikro bioenergi untuk aplikasi zero energy building (ZEB). Tujuan dari simulasi ini adalah untuk meningkatkan ketelitian hasil simulasi dengan memodifikasi persamaan-persamaan matematik pada model turbulen k-e untuk aliran multifasa/aliran fluida kompleks. Modifikasi dilakukan pada suku difusi pada persamaan transpor kinetik (k), yaitu pada bilangan Prandtl, dimana dilakukan pada bilangan Prandtl 0,8; 0,9; 1.0 (default); 1,1; dan 1,2. Simulasi CFD dilakukan dengan perangkat lunak CFDSOF(r) menggunakan model geometri grid dua dimensi. Dari hasil simulasi diperoleh bahwa model turbulen k-e yang dimodifikasi, yaitu pada bilangan Prandtl X,X memberikan hasil yang lebih baik untuk hasil jatuh tekanan pada bed.