Difference between revisions of "Andre Christian Batama"

From ccitonlinewiki
Jump to: navigation, search
(Resume Pertemuan 26/5/22)
Line 12: Line 12:
  
 
== Resume Pertemuan 26/5/22 ==
 
== Resume Pertemuan 26/5/22 ==
Pada hari ini saya pergi bersama-sama teman saya untuk mempelajari metnum yang asik.
+
Pada pertemuan pada hari jumat tanggal 26 mei 2023, saya menyadari bagaimana sebenarnya keterbatasan
[https://www.youtube.com/watch?v=1mB7z4g_A1k]
+
logika seorang individu. setiap individu  berusaha untuk mencari jawaban atas permasalahan-permasalahan yang ditemui.
 +
Jawaban dari permasalahan tersebut salah satunya berupa pendekatan matematika yang dianggap manusia sebagai
 +
sebuah metode eksak atau pasti. akan tetapi seiring dengan perkembangannya manusia menyadari bahwa
 +
penyelesaian sebuah masalah secara eksak tidak selalu dapat dilakukan bahkan jika dapat dilakukan hal tersebut
 +
membutuhkan waktu yang sangat panjang dan materi yang sedikit. oleh karenanya manusia mencoba melakukan
 +
pendekatan-pendekatan dalam menyelesaikan masalah-masalah tersebut. pendekatan tersebut dilakukan secara itiriner
 +
dimana hasil yang didapatkan semakin mendekati nilai yang paling sempurna seiring dengan jumlah pengulangan yang dilakukan.
 +
ini sama hal nya dengan bagaimana konsep kepercayaan, manusia dengan segala keterbatasannya cenderung sering kali mencoba
 +
menanyakan ketuhanan sendiri melalui standar kemanusiaannya sehingga sering kali melakukan pendekatan-pendekatan.

Revision as of 23:41, 1 June 2023

Introduction Saya andre lahir di batam



Resume Pertemuan 1

[1]


Resume Pertemuan 26/5/22

Pada pertemuan pada hari jumat tanggal 26 mei 2023, saya menyadari bagaimana sebenarnya keterbatasan logika seorang individu. setiap individu berusaha untuk mencari jawaban atas permasalahan-permasalahan yang ditemui. Jawaban dari permasalahan tersebut salah satunya berupa pendekatan matematika yang dianggap manusia sebagai sebuah metode eksak atau pasti. akan tetapi seiring dengan perkembangannya manusia menyadari bahwa penyelesaian sebuah masalah secara eksak tidak selalu dapat dilakukan bahkan jika dapat dilakukan hal tersebut membutuhkan waktu yang sangat panjang dan materi yang sedikit. oleh karenanya manusia mencoba melakukan pendekatan-pendekatan dalam menyelesaikan masalah-masalah tersebut. pendekatan tersebut dilakukan secara itiriner dimana hasil yang didapatkan semakin mendekati nilai yang paling sempurna seiring dengan jumlah pengulangan yang dilakukan. ini sama hal nya dengan bagaimana konsep kepercayaan, manusia dengan segala keterbatasannya cenderung sering kali mencoba menanyakan ketuhanan sendiri melalui standar kemanusiaannya sehingga sering kali melakukan pendekatan-pendekatan.