Sania Ramadhini

From ccitonlinewiki
Revision as of 12:22, 25 November 2024 by Saniaramadhini (talk | contribs) (TUGAS BESAR: POMPA HIDROLIK TANGAN)
Jump to: navigation, search

Hallo! Saya Sania Ramadhini

Disini saya akan manjbarkan apa yang telah saya pahami terkait mater sistem hidrolik dengan bantuan AI

Sistem hidrolik adalah sistem yang memanfaatkan fluida cair bertekanan untuk mentransmisikan tenaga untuk melakukan gerak mekanis. Prinsip yang digunakan pada sistem hidrolik untuk mentransmisikan tengada menggunakan hukum pascal. Dimana prinsip ini menyatakan, tekanan yang dibesikan pada fluida dalam suatu sistem terutup akan diterukan secara merata ke segala arah. Tekanan tersebut dirumuskan sebagai P= F/A prinsip ini dapat menungkinkan suatu sistem hidrolik dapat melakukan pekerjaan berat walaupun dengan usaha minimal.

Suatu sistem hidrolik tentunya terdapat komponen pipa, dimana pada pipa tersebut terdapat inlet sebagai tempat masuknya fluida dan outler sebagai tempat keluar fluida. Dimana dari hal ini kita bisa buat rasion tekanan inlet dan outlet. F1/A1 = F2/A2, dengan rumus ini kita bisa memperkirakan gaya yang kita dapat dari tekanan fluida yag kita berikan

Saya melatih chatgpt terkait framework DAI 5 untuk digunakan menyelesaikan suatu persoalan. Saya kemudian memberikan soal terkait hydraulic press. Saya akan menghitung tekanan yang dihasilkan oleh hydraulic press untuk memastikan sistem dapat memenuhi gaya tekan yang diperlukan.

Berikut merupakan pemahaman saya mengenai solusi yang telah diberikan chatgpt terkait hydraulic pres menggunakan framewrok DAI 5:

1. DAI: Deep Awareness of I

  Saya merupakan subjek dari permasalahan ini, dimana saya dengan penuh sadar (consciousness) menggunakan AI untuk menyelesaikan masalah hydraullic press. Objek dari hal ini adalah AI dan juga sistem hidrolik yang kinerjanya menurun. 

2. Intention

   Menentukan tekanan hidrolik aktual yang dihasilkan oleh sistem berdasarkan dimensi silinder dan gaya tekan yang diperlukan sebesar 200 kN.

3. Initial thinking

  Gaya tekan (F): 200 kN = 200,000 N
  Diameter piston (D): 150 mm = 0.15 m 
  Diameter batang piston (d): 50 mm = 0.05 m 
   Asumsi
  Silinder menggunakan piston tunggal (single-acting cylinder
  Tidak ada kebocoran eksternal yang terdeteksi (kondisi visual).
  Fluida yang digunakanmerupakan air


4. Idealisasi

   Tekanan: F=P×A
  Luas penampang: A= 4π×D^2
  

5. Instruction

  Tekanan: F=P×A
  Luas penampang: A= 4π×D^2
  Luas Penampang Efektif Piston (Saat Ekstensi):
  Fotosania.jpg
 
  Sistem pada tekanan 18 MPa  menghasilkan gaya tekan sebesar:
  Fotosania2.jpg




TUGAS BESAR: POMPA HIDROLIK TANGAN

Berikut adalah kasus sederhana dari **pompa hidrolik tangan** beserta penyelesaian menggunakan kerangka **DAI 5**:

---

      1. **Kasus Sederhana:**

Sebuah **pompa hidrolik tangan** digunakan untuk mengangkat beban seberat **500 kg** (sekitar 4900 N). Pompa ini memiliki silinder dengan diameter piston **50 mm** dan panjang tuas pompa **500 mm**, serta gaya maksimum yang dapat diterapkan oleh operator pada tuas adalah **200 N**. Namun, operator merasa kesulitan untuk mengangkat beban. Tugasnya adalah mencari tahu apakah sistem ini cukup untuk mengangkat beban atau apakah ada penyesuaian yang diperlukan.

---

      1. Penyelesaian dengan **DAI 5 Framework**

---

        1. **DAI: Deep Awareness of I**

- **Subjek**: Operator yang menggunakan pompa hidrolik tangan, yang memerlukan sistem sederhana untuk mengangkat beban dengan mudah. - **Objek**: Pompa hidrolik tangan sebagai alat untuk mengubah gaya mekanis operator menjadi tekanan hidrolik. - **Tujuan**: Menghitung apakah pompa hidrolik tangan dapat menghasilkan gaya yang cukup atau tidak untuk mengangkat beban 500 kg dengan upaya operator yang wajar

---

        1. **1. Intention (Niat)**

- Memastikan pompa hidrolik tangan dapat menghasilkan gaya angkat yang cukup untuk mengangkat beban sebesar **500 kg**.

---

        1. **2. Initial Thinking (Pemikiran Awal)**

- Prinsip kerja pompa hidrolik tangan adalah mengubah gaya yang diterapkan oleh operator pada tuas menjadi tekanan fluida, yang kemudian diterapkan ke silinder hidrolik untuk menghasilkan gaya angkat. - Parameter yang diketahui:

 - Beban (\( F_b \)) = **4900 N**.
 - Diameter piston (\( D \)) = **50 mm = 0.05 m**.
 - Panjang tuas (\( L \)) = **500 mm = 0.5 m**.
 - Gaya maksimum pada tuas (\( F_t \)) = **200 N**.
    • 3. Idealization (Idealisasi)**

- Rumus yang digunakan: File:Rumusan.jpg

 - **Tekanan hidrolik (\( P \))**: 
   \[
   P = \frac{F_b}{A}
   \]
 - **Luas penampang piston (\( A \))**:
   \[
   A = \frac{\pi}{4} \times D^2
   \]
 - **Gaya maksimum dari operator yang diteruskan ke fluida (\( P \))**:
   \[
   P = \frac{F_t \times L}{r}
   \]
   Di mana \( r \) adalah jarak tuas ke pusat rotasi pompa.

---

        1. **3. Instruction**

File:Rumusan2.jpg

1. **Hitung luas penampang piston (\( A \))**:

  \[
  A = \frac{\pi}{4} \times (0.05)^2 = 0.001963 \, \text{m}^2
  \]

2. **Hitung tekanan yang dibutuhkan untuk mengangkat beban (\( P_b \))**:

  \[
  P_b = \frac{F_b}{A} = \frac{4900}{0.001963} = 2,496,203 \, \text{Pa} = 2.50 \, \text{MPa}
  \]

3. **Hitung tekanan maksimum yang dapat dihasilkan oleh operator (\( P_t \))**:

  Misalkan jarak \( r \) (radius kerja pompa) adalah **50 mm** atau **0.05 m**.
  \[
  P_t = \frac{F_t \times L}{r} = \frac{200 \times 0.5}{0.05} = 2,000,000 \, \text{Pa} = 2.00 \, \text{MPa}
  \]

---