Aulia Rifai

From ccitonlinewiki
Jump to: navigation, search

Mengapa mahasiswa Teknik Mesin perlu mempelajari Kalkulus? Kuliah 1 (4 September 2019)

Kalkulus merupakan alat penyelesaian masalah yang membantu logika berpikir serta aturan dalam penghitungan yang bersifat matematis.


Tugas 1 Metode Numerikal

Menyelesaikan lim (x^2-1)/(x-1) menggunakan Phyton. Dalam mengerjakan menggunakan Phyton saya mempelajari bahwa mengunakan limit ternyata sedikit sulit serta mempelajari Bahasa baru yaitu 'def' , 'print' , 'if' , serta 'else'. dalam mengerjakan soal ini langkahnya adalah,

1. Saya memfaktorkan (x^2-1) menjadi (x+1) dan (x-1) kemudian dibagi (x-1) menghasilkan (x+1)

2. Saya menentukan bahwa limit mendekati 1 adalah untuk persamaan (x+1)

3. Menggunakan Jupyter saya mulai menuliskan coding untuk penghitungan limit

Tugas ari.PNG

4. Kemudian hasil keluar, dapat dilihat bahwa limit kiri mendekati limit kanan sehingga hasil limit bisa dikatakan kontinu


Kuliah pertemuan kedua (11 September 2019)

Metode numeric merupakan sebuah metode untuk menyelesaikan persoalan. Menggunakan software untuk menyelesaikan metode numerical memakan sedikit waktu dikarenakan kurangnya pengalaman dan waktu dalam menggunakan program Phyton. Phyton bisa disebut juga high level language, program ini digunakan untuk menyelesaikan persamaan numeric yang sangat banyak serta mempersingkat waktu dalam mengerjakannya. Meskipun latar belakang pendidikan adalah jurusan Teknik Mesin, mempelajari Phyton dibutuhkan untuk mempermudah proses pengerjaan dan tuntutan pekerjaan yang semakin menghilangkan kotak-kotak jurusan dan menuju ke ilmu pengetahuan terapan dari berbagai fakultas dan jurusan.

Software bisa melebihi manusia dalam kapasitas analisis. Contoh penggunaan adalah saat menggunakan software untuk menjalankan uji material. Bedanya 32 bit dan 64 bit ada di kecepatan pembacaan integer, 32 bit memiliki lebih banyak limitasi dalam kecepatan pembacaan dibandingkan 64 bit. Sehingga sekarang 32 bit sudah mulai ditinggalkan dan beralih ke 64 karena lebih cepat dan lebih efisien.

Manusia semakin banyak pengetahuan seharusnya semakin berpikir menggunakan hati. Karena otaknya sudah penuh sehingga harus berpikir dibantu dengan hati atau perasaan. Semakin kita pintar seharusnya semakin merasa rendah hati dan berpikir bahwa masih banyak yang masih tidak diketahui diluar sana. Sebaliknya, semakin sedikit pengetahuan orang lain maka akan semakin merasa tinggi hati dan sombong dikarenakan ia berpikir sudah mengetahui semuanya dan merasa paling benar sendiri. Menurut Pak Dai, Industry 5.0 adalah pancasila dikarenakan seharusnya semakin tinggi sebuah teknologi bisa empowering atau menggerakan hati seseorang.


TUPLES

rec=('Aulia','Rifai',(7,9,1998))

NamaAwal,NamaAkhir,tanggallahir=rec

print(NamaAkhir)

TahunLahir=tanggallahir[2]

print(TahunLahir)

name = rec[0] + + rec[1]

print(name)

print(rec[0:2])

Tuples.png


LISTS

a = [1.0,2.0,3.0]

a.insert(0, 1.0)

print(len(a))

a[2:4] = [1.0, 1.0, 1.0]

print(a)

List.png


Bilangan Fibonacci

Dalam latihan kali ini, menggunakan Phyton dengan 2 metode, yaitu


1. Metode Loop


Flowchartloop.png



Usingloop.png


2. Metode Function



Flowchartfunction.png



Usingfunction.png


"QUIZ METODE NUMERIKAL"

1. Solusi problem 2.1. no 6 Halaman 55 codingnya adalah sebagai berikut def printMatrixline(M):

   for x in range(lenX):
       for y in range(lenY):
           print("M[" + str(x) + "," + str(y) + "]: " + str(M[x][y]))

def printMatrixform(M):

   for x in range(lenX):
       for y in range(lenY):
           print(str(M[x][y]) + " ", end = )
       print("\n")

print("Masukan column: ") lenY = int(input()) print("Masukan row: ") lenX = int(input())


M = [[0 for x in range(lenY)] for y in range(lenX)]

if lenY - 1 != lenX:

   print("Matrix tidak bisa digunakan")

else:

   #input matrix
   for x in range(lenX):
       for y in range(lenY):
           print("M[" + str(x) + "," + str(y) + "]: ")
           M[x][y] = int(input())
   
   print("\n")
   #printMatrixline(M)
   printMatrixform(M)
   print("\n")
   flag = 0
   n = lenX
   for i in range(n):
       if M[i][i] == 0:
           c = 1
           while M[i + c][i] == 0 and (i + c) < n:
               c += 1
           if (i + c) == n:
               flag = 1
               break
           j = i
           for k in range(n + 1):
               temp = M[j][k]
               M[j][k] = M[j + c][k]
               M[j + c][k] = temp
       
       for j in range(n):
           if i != j:
               p = M[j][i] / M[i][i]
               for k in range(n + 1):
                   M[j][k] = M[j][k] - (M[i][k]) * p
   printMatrixform(M)
   for i in range(n):
       if M[i][i] != 1:
           p = M[i][i]
           M[i][n] = M[i][n] / p
           M[i][i] = M[i][i] / p
   
   print("\n")
   printMatrixform(M)

2. Problem set 7.11 No 2 Hal 263


"UJIAN TENGAH SEMESTER METODE NUMERIKAL"

Nomor 3a. Hasil coding belum selesai sejauh ini, baru memasukan rumus tegangan tali yaitu T = (1/4).(W4+m1gsina+m2gsina+m3gsina). Kemudian rencananya akan dibuat program yang menggunakan Gauss Elimination untuk menemukan tegangan tali tersebut, sejauh ini program belum dapat digunakan.

CODING GAUSS ELIMINATION

CODING KATROL.png


Nomor 3b Hasil coding belum dapat diselesaikan karena masih mengerjakan logaritma pengerjaan serta menentukan runge khutta. Setelah ini akan dicari rumus penyelesaian dan coding

CODING MOBIL

CODING MOBIL.png

MUHASABAH


Anonymous user #1

11 months ago
Score 0 You

-Soal Nomer 1 : Untuk penyelesaian soal nomer 1 (Benda pada bidang miring) menggunakan metode eleminasi gauss menurut saya sudah baik. Saran saya, sebaiknya step by step diberi remark atau keterangan intruksi agar lebih mudah dimengerti

-Soal Nomer 2 : Menurut saya, persamaan fisika yang dibuat sudah benar. Namun belum dalam penyelesaiannya belum terdapat variable koefisien gesek terhadap permukaan jalan belum diperhitungakan (Perintah pada soal)

Muhamad.ilham

11 months ago
Score 0+

-Soal Nomer 1 : Untuk penyelesaian soal nomer 1 (Benda pada bidang miring) menggunakan metode eleminasi gauss menurut saya sudah baik. Saran saya, sebaiknya step by step diberi remark atau keterangan intruksi agar lebih mudah dimengerti

-Soal Nomer 2 : Menurut saya, persamaan fisika yang dibuat sudah benar. Namun belum dalam penyelesaiannya belum terdapat variable koefisien gesek terhadap permukaan jalan belum diperhitungakan (Perintah pada soal)
Add your comment
ccitonlinewiki welcomes all comments. If you do not want to be anonymous, register or log in. It is free.

SOAL KUTTA RUNGE

Dari penurunan rumus didapatkan dV/dt = 1/m *(Fx-Cd*V^3/2*1/m)

maka, menggunakan kutta runge dapat ditentukan dV/dt apabila m, Fx, Cd, dan V diketahui

Kutta runge.png